Manfaat Paprika untuk Kesehatan

Tidak hanya menambah sedikit cita rasa pedas, manfaat paprika juga sangat bagus untuk berbagai penyakit ringan sampai berbahaya. Ketahui selengkapnya tentang kandungan, khasiat, dan efek sampingnya di bawah ini!

Manfaat Paprika untuk Kesehatan

Manfaat Paprika untuk Kesehatan Setelah mengetahui kandungan paprika yang begitu melimpah, sekarang saatnya megetahui berbagai manfaatnya untuk kesehatan dan bahkan untuk kecantikan! Berikut ini sejumlah manfaat paprika yang bisa kita dapatkan:

Meredakan Peradangan

Jenis paprika tertentu, terutama yang pedas, mengandung capsaicin. Senyawa ini diperkirakan berikatan dengan reseptor pada sel saraf untuk mengurangi peradangan dan rasa sakit. Oleh karena itu, capsaicin dapat membantu mengatasi berbagai kondisi peradangan dan autoimun, termasuk radang sendi, kerusakan saraf, dan masalah pencernaan.

Mengontrol Kadar Kolesterol

Manfaat paprika mungkin juga dapat mengontrol kadar kolesterol karena kandungan capsanthin yang dapat meningkatkan kadar high density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik, yang membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

Khasiat paprika telah dibuktikan melalui sebuah penelitian pada tikus yang diberi paprika selama dua minggu. Hasilnya tikus ini mengalami peningkatan kadar HDL yang signifikan, dibandingkan dengan tikus tidak diberi paprika.

Sedangkan penelitian pada 100 orang dewasa sehat yang diberi suplemen dengan kandungan 9 miligram paprika karotenoid selama 12 minggu, hasilnya memiliki kadar low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat yang lebih rendah dibandingkan orang yang diberi plasebo. Meskipun begitu, manfaatnya terhadap kolesterol masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

Mengobati Diabetes

Seperti kebanyakan makanan dan rempah-rempah lainnya yang kaya akan nutrisi, paprika juga berpotensi membantu mengatur kadar gula darah atau membantu mengobati diabetes.

Penderita diabetes yang mengonsumsi paprika dengan kandungan capsaicin diketahui dapat membantu memproses pencernaan dan pemrosesan gula dalam darah dengan lebih baik. Manfaat paprika merah dalam bentuk suplemen juga dapat menurunkan risiko bayi lahir dengan bobot terlalu besar dari ibu penderita diabetes.

Membantu Mengatasi Autoimun

Sebuah penelitian inovatif di tahun 2016 menemukan bahwa capsaicin dalam paprika memiliki khasiat yang luar biasa terhadap kondisi autoimun. Penyakit autoimun adalah kondisi ketika sistem kekebalan yang menyerang tubuh sendiri. Gejala autoimun dapat memengaruhi otak, mulut, kulit, paru-paru, sinus, tiroid, sendi, otot, adrenal, dan fungsi saluran pencernaan.

Sementara ini penyakit autoimun sulit disembuhkan, namun penelitian menemukan bahwa capsaicin dapat merangsang reaksi biologis yang konsisten dengan pengobatan penyakit autoimun. Tentu ini bisa menjadi bahan penelitian baru yang luar biasa dalam menemukan obat autoimun dengan bahan makanan.

Menyehatkan Mata

Kandungan paprika berupa antioksidan, termasuk vitamin A, lutein, dan zeaxanthin, mampu membantu mencegah penyakit yang dapat mengganggu kesehatan mata. Selain itu, kandungan vitamin B6 dalam didalam paprika juga membantu menjaga kesehatan mata.

Orang-orang yang mendapatkan asupan B6 dalam jumlah tinggi telah memiliki penurunan risiko degenerasi makula dan penyakit terkait mata lainnya.

Menjaga Kesehatan Jantung

Jika sering mengonsumsinya, manfaat paprika dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan sistem kardiovaskular. Ini karena kandungan vitamin B6 yang membantu menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi) dan memulihkan pembuluh darah yang rusak.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kandungan capsanthin dalam paprika dapat meningkatkan kadar kolesterol klesterol baik yang dapat menjaga sistem kardiovaskular bekerja dengan baik.

Bikin Kulit Glowing dan Awet Muda

Salain membantu mengatasi berbagai penyakit, manfaat paprika juga dapat membuat kulit tampak glowing atau berseri. Bumbu dapur ini juga meratakan warna kulit, mengurangi garis-garis halus, bintik-bintik penuaan, kulit kendur, kusam, menghilangkan noda, dan komedo.

Paprika juga kaya akan beta-karoten, yang dapat dikonversi menjadi vitamin A dalam tubuh. Vitamin A berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit, termasuk mencegah keriput dan membantu mencerahkan kulit